Mungkin kita pernah mengalami saat-saat dimana orang tua atau kakek nenek kita yang menumpahkan kuah sayuran di bajunya, dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang bisa membosankan kita, tidak mampu lagi membersihkan dirinya/berjalan, dan sebagainya. Hal-hal tersebut ternyata merupakan gejala jika orang tua atau kakek nenek kita mengalami demensia atau pikun.

Mari kita mencari fakta-fakta yang benar mengenai demensia sehingga kita bisa memberi penanganan yang tepat.

Apakah demensia atau pikun?

Demensia merupakan suatu sindrom (kumpulan gejala) akibat penyakit/gangguan otak yang biasanya bersifat kronik-progresif, dimana terdapat gangguan fungsi luhur, termasuk di dalamnya: daya ingat, daya pikir, kesadaran akan waktu/tempat/orang, daya tangkap, berhitung, kemampuan belajar, berbahasa dan daya nilai. Umumnya disertai atau diawali dengan kemerosotan dalam pengendalian emosi, perilaku sosial atau motivasi hidup.

Apa saja gejala demensia?

Gejala Mayor

  • Pelupa
  • Konsentrasi menurun
  • Tidak mengenal waktu, tempat, dan orang
  • Sulit belajar dan mengingat informasi baru

Gejala Minor

  • Sukar melaksanakan kegiatan sehari-hari
  • Sering mengulang kata-kata
  • Kurang kebersihan diri
  • Tremor

Seseorang dinyatakan demensia/pikun bila didapatkan:

  1. Adanya penurunan kemampuan daya ingat dan daya pikir, yang sampai mengganggu kegiatan harian seseorang seperti mandi, berpakaian, makan, kebersihan diri, buang air kecil dan besar.
  2. Tidak ada gangguan kesadaran
  3. Gejala dan disabilitas (ketidakmampuan) paling sedikit berlangsung selama 6 bulan.

Tips mencegah demensia/pikun

Salah satunya dengan NEUROBIC EXERCISE, ditemukan oleh Lawrence C. Katz, seorang neurobiologist (ahli biologi saraf)

  1. Tujuan merangsang pembentukan “neurotrophins” (suatu zat yang dihasilkan otak) memperlambat proses aging
  2. Program ini menghadirkan sebuah pengalaman yang tidak rutin dan tidak diduga-duga yang melibatkan semua indera (lihat, dengar, rasa, raba, cium)

(Sumber: Buku “Selayang Pandang Kesehatan Jiwa” dari RS Jiwa Menur, Surabaya)
Chat us for more information