Gangguan Afektif Bipolar

Pernahkah pada suatu hari Anda merasa sangat gembira dan bersemangat tetapi menjadi mudah marah? Namun pada hari yang lain Anda merasa sangat sedih, malas beraktivitas bahkan ingin mati saja?

Mungkin Anda menderita gangguan jiwa yang dinamakan Gangguan Afektif Bipolar.

Apa itu Gangguan Afektif Bipolar?

Suatu jenis gangguan kejiwaan/psikologis yang ditandai dengan suasana hati yang dapat berganti secara tiba-tiba dan sangat bertolak belakang seperti dua kutub (bi-polar) berlawanan, yaitu positif yang berupa rasa bahagia (hipomania/mania) dan negatif yang berupa rasa sedih (depresi) berlebihan, membawa penderitaan dan berakibat pada berkurangnya kemampuan seseorang dalam kehidupan sosial dan pekerjaan sehari-hari.

Gejala depresi mungkin berbeda bagi setiap orang. Pada gangguan bipolar, depresi ini dapat timbul lebih buruk dan lebih lama dibandingkan gejala mania. Mania merupakan kebalikan dari depresi. Bila mania ini tidak muncul secara ekstrem, disebut sebagai hipomania.

Gangguan Afektif Bipolar terjadi 1-2% dari populasi (terjadi pada 1 di antara 50 orang), laki-laki dan perempuan memiliki risiko yang sama pada kisaran usia remaja dan usia awal 20-an.

We care, so we share..

(Sumber: “Selayang Pandang Kesehatan Jiwa” dari RS Jiwa Menur, Surabaya)

Chat us for more information