Ketika Orangtuamu Tidak Menyukai Pacarmu

Kamu sudah berpacaran dengan seseorang hampir satu bulan. Tiba-tiba, pada suatu makan malam, orangtuamu berkata, “Nak, kami pikir dia bukan seseorang yang tepat buatmu. Kami ingin kamu berhenti menemuinya.”

Apa yang akan kamu lakukan?

Mungkin kamu ingin berteriak kepada orangtuamu dan protes. Atau kamu akan duduk dalam posisi “shock” selama tiga jam penuh tidak mampu bergerak. Atau kamu akan pura-pura mendadak tuli, dengan tenang menghabiskan makan malamu. Atau kamu akan menangis histeris; begitu histerisnya sampai kamu meracau. Atau melakukan hal-hal lain?

Meskipun kamu merasa mengenal pacarmu lebih baik dari mereka (bagaimanapun juga, kamulah yang pacaran dengannya kan?), intinya adalah bahwa Allah ingin kamu menaati orangtuamu (baca Efesus 6:1; Kolose 3:20).

 

Sekalipun mereka tidak masuk akal?

Ya, sekalipun demikian. Pengecualiannya adalah seandainya ibu atau ayahmu menyuruhmu untuk melanggar hukum.

 

Baik, LALU apa yang selanjutnya kulakukan?

Jawaban: Taatilah mereka.

Kamu mungkin berpikir bahwa di dunia ini kamu memiliki hak untuk menentang mereka, “lakukan apa maumu, berdebat, dan menjerit sampai mereka tidak kuat mendengarnya dan memberikannya — tapi, coba tebak? Sesungguhnya kamu tidak memiliki hak apa pun.

Jika kamu serius bahwa Allah menjadi yang nomor satu, hakmu menjadi hak-Nya. Dengan kata lain, Ia memiliki hakmu. Bapa di Surga mengetahui minat terdalam hati kita, Ia telah menciptakan sebuah struktur bagi kita untuk hidup di dalamnya. Struktur itu adalah:

TUHAN

Ibu dan ayah

anak-anak

(Allah berada di puncak karena Ialah yang memikirkan semuanya dan karena Ia Mahakuasa dan berkuasa atas segalanya)

 

Jadi, sekalipun kamu tidak setuju dengan apa yang dikatakan orangtuamu, Allah masih memerintahmu untuk menghormati dan mematuhi mereka karena mereka berkuasa atas dirimu. Kadang-kadang, mereka akan membuat kesalahan. Ketika mereka melakukannya, teruslah mengasihi mereka, berdoa untuk mereka dan menaati mereka. Sementara kamu mematuhi mereka, namun tidak setuju dengan keputusan mereka, berdoalah bagi mereka.

 

Jalan Tuhan adalah yang terbaik. ketika tampaknya berat dan tidak masuk akal, PERCAYALAH KEPADANYA. Jika memang kehendak Tuhan, kamu dan pacarmu bersatu, Ia cukup berkuasa untuk melakukannya.

 

Tapi bagaimana kalau orangtuaku bukan Kristen? Dan, mereka tidak mau berdoa tentang hal itu?

Menurutmu, apa yang akan menjadi kesaksian yang lebih besar dari mereka? Mereka akan melihat Yesus melalui tindakanmu. Jadi, tidak masalah kalau ayah dan ibumu Kristen atau bukan. Allah masih saja cukup berkuasa untuk melakukannya. Kehendak-Nya pasti akan terjadi!

 

(Sumber: “Love Sex & Dating” tulisan Greg Johnson & Susie Shellenberger. Buku tersedia di Bibliotherapy PKPP)

Dinamika Kelompok “Meaningful Dating”

Buat yang barusan jadian atau yang uda bertahun-tahun pacaran.. Kita tantang kalian untuk cek hubungan kalian selama ini.

Apakah kalian beneran cocok?

Apakah kalian benar-benar mengenal pasangan kalian?

Apa aja yang sudah kalian lakukan agar hubungan kalian sehat dan bahagia?

Bagaimana kalian mengatasi konflik yang muncul?

Yuk.. share sama kita. Kita akan bantu teman-teman untuk membangun sebuah hubungan yang kuat dan bermakna.

 

Bagaimana caranya?

Datang saja ke PKPP, untuk mendaftarkan diri kalian dan pasangan, untuk selanjutnya menentukan waktu pertemuan.

Karena acara ini berupa dinamika kelompok, kalian bisa juga mencari beberapa pasang teman kalian, sehingga pengaturan waktunya lebih enak.

 

Info lebih lanjut silahkan datang ke PKPP gedung D lantai 1 (D 01.11).

See you…