Tiga Pilar Pencapai Sukses

Orangtua yang ingin anak-anaknya mencapai sesuatu yang disebut “keberhasilan” mungkin merasa bahwa tujuan ini bertentangan dengan hasrat mereka supaya anak-anak mereka juga menjadi bahagia. Mencapai keberhasilan, seperti yang sering diartikan oleh masyarakat kita, menekankan kekayaan serta status sosial, dan sering bertentangan dengan mengalami kepuasan, kesenangan, dan kebahagiaan.

Bimbing dan besarkan anak Anda untuk menjadi pencapai sukses. Bagi pencapai sukses, keberhasilan dan kebahagiaan merupakan hal yang sama.

Keberhasilan tanpa kebahagiaan sama sekali bukan keberhasilan.

Konsep pencapai sukses juga menyatakan bahwa bagian penting dari keberhasilan dan kebahagiaan adalah internalisasi nilai-nilai universal — rasa hormat, tenggang rasa, kebaikan, kemurahan hati, keadilan, altruisme, integritas, kejujuran, saling ketergantungan, dan bela rasa — oleh anak-anak. Anak-anak tidak bisa menjadi pencapai sukses juga mereka tidak menjalani dan berpegang pada nilai-nilai penting yang memperkaya hidup ini.

Perkembangan pencapai sukses merupakan hasil pengelolaan Tiga Pilar Pencapai Sukses.

 

Pilar Pertama: Harga Diri

Anak Anda akan mengembangkan harga diriyang tinggi dengan menerima cinta, dorongan, dan dukungan yang tepat. Tapi, anak Anda juga akan memperoleh harga diri yang besar dari rasa mampu yang ia kembangkan dari peluang yang Anda berikan kepadanya untuk mempelajari dan menggunakan berbagai ketrampilan dalam upaya mencapai sesuatu. Harga diri yang tinggi juga berperan sebagai landasan bagi kedua pilar lain yang membentuk inti pencapai sukses.

 

Pilar kedua: Kepemilikan

Anak-anak perlu memperoleh rasa kepemilikan atas minat, upaya, dan prestasi dalam hidup mereka. Kepemilikan ini berarti mereka terlibat dalam sebuah kegiatan karena kecintaan mereka pada kegiatan itu dan kerena tekad mereka sendiri untuk melakukan yang terbaik. Kepemilikan ini juga memberi mereka rasa syukur dan sukacita yang sangat besar yang semakin memotivasi mereka untuk berupaya mencapai prestasi yang lebih tinggi.

 

Pilar Ketiga: Penguasaan Emosi

Orangtua yang melindungi anak-anak dari emosi mereka sebenarnya mengganggu pertumbuhan emosi anak-anak mereka. Hanya dengan diperbolehkan mengalami berbagai emosilah maka anak-anak jadi bisa mengetahui emosi apa yang sedang mereka rasakan, apa arti emosi itu bagi mereka, dan bagaimana cara mereka bisa mengelolanya dengan efektif. Beri anak Anda peluang untuk mengalami emosi secara penuh (positif maupun negatif) dan beri mereka bimbingan untuk memahami dan menguasai kehidupan emosional mereka.

Anak-anak yang tidak berkembang secara emosional masih bisa meraih sukses, tapi mereka sering merasa tidak puas dan tidak bahagia dalam keberhasilan mereka. Penguasaan emosi tidak hanya membuat anak-anak bisa meraih sukses, tapi juga membuat mereka bisa menemukan kepuasan dan sukacita dalam upaya-upaya mereka.

 

(Diambil dari buku “Memberi Dorongan Positif pada Anak agar Anak Berhasil dalam Hidup” oleh Jim Taylor, Ph.D. Buku tersedia di Bibliotherapy PKPP)

One Reply to “Tiga Pilar Pencapai Sukses”

  1. JazJyK Your style is really unique compared to other folks I ave read stuff from. Many thanks for posting when you ave got the opportunity, Guess I all just bookmark this site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *